Memahami Tentang Fungsi dan Susunan Acara Seminar

Susunan acara seminar, – Mungkin anda sudah sering mendengar, bahkan mungkin anda sudah beberapa kali ikut menghadiri sebuah acara seminar.

Tentunya, acara tersebut diselenggarakan dengan Susunan Acara Seminar yang baik. Tapi, apakah anda sudah tau apa itu seminar? Seminar adalah suatu pertemuan yang dilakukan untuk membahas suatu masalah secara ilmiah.

Pada acara seminar biasanya dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk membahas suatu masalah karena bersifat ilmiah.

Terdapat juga moderator yang umumnya memandu jalannya acara dan notulis yang mencatat inti pembiacaraan mengenai masalah yang dibahas. Bukan untuk menetapkan keputusan, namun untuk membicarakan permasalahan.

Syarat Seminar yang Baik

  1. Ada waktu yang cukup untuk pembahasan masalah tersebut.
  2. Permasalahan yang akan di sampaikan dalam seminar sudah dipersiapkan secara matang.
  3. Adanya tempat untuk melakukan pembahasan secara menyeluruh.
  4. Katua atau pemimpin seminar telah memahami metode untuk memecahkan masalah yang dibahas dalam acara seminar serta mengetahui susunan sebuah acara seminar.
  5. Anggota atau peserta dalam seminar cukup memadahi, mampu memahami materi dan bisa diajak berpikir secara logis untuk memecahkan masalah tersebut bersama-sama.

Acara seminar umumnya ditujukan untuk memecahkan masalah secara ilmiah, disamping itu seminar biasanya diselenggarakan oleh akademis, baik itu oleh lembaga akademis atau lembaga organisasi komersial maupun profesional.

Pihak-pihak yang Terlibat di dalam Seminar

Dalam seminar tentunya melibatkan beberapa pihak seperti :

1. Penyaji

Pihak utama yang wajib ada dalam sebuah seminar adalah penyaji atau pemateri, yang tugasnya adalah memberikan bahasan materi kepada peserta dalam acara seminar.

2. Moderator

Pihak yang juga harus ada dalam seminar adalah moderator, seperti didalam sebuah diskusi. Tugas moderator adalah memimpin acara dan berhak mengendalikan setiap susunan acara seminar.

3. Pembawa acara

Meskipun pembawa acara tidak diwajibkan dalam sebuah acara seminar. Namun, pembawa acara juga memiliki fungsi dalam seminar, yaitu untuk membuka acara seminar, memperkenalkan penyaji atau pemateri, moderator, notulen, serta menutup acara seminar.

4. Pembahas

Pembahas pada dasarnya tidak harus ada didalam sebuah acara seminar. Pembahas biasanya hanya di hadirkan dalam acara seminar-seminar khusus, seperti seminar tugas akhir dan seminar penelitian.

5. Notulen

Notulen merupakan orang yang ditugaskan sebagai pencatat ataupun penulis hal-hal penting dalam aktivitas seminar.

Kemudian, hasil rangkuman yang dibuat oleh notulen biasanya akan digunakan oleh moderator dalam membuat kesimpulan seminar setelah pembahasan selesai.

6. Peserta

Meskipun peserta memiliki peran yang cukup terbatas, namun peserta adalah pihak yang harus ada dalam sebuah acara seminar.

Selain mendengar dan meperhatikan namun peserta juga bisa memberikan tanggapan baik itu berupa pertanyaan, argumen.

Peserta juga bisa hanya sekedar menyampaikan kritikan, yang dilakukan sesuai dengan peraturan yang diberikan oleh moderator.

Susunan Acara Seminar

Ketika akan menyelenggarakan sebuah acara seminar, hal pertama yang perlu direncanakan adalah susunan pelaksanaanya.

Biasanya seseorang akan diberikan tugas sesuai dengan perannya masing-masing. Ada juga yang mencari narasumber sebagai pemateri dan penyusun laporan. Adapun susunan acaranya secara umum sebagai berikut.

  1. Laporan ketua.
  2. Penyajian ketua.
  3. Pembahasan oleh pembicara atau pemateri.
  4. Sesi diskusi atau tanya jawab oleh pemateri dan peserta.
  5. Kesimpulan seminar.
  6. Penutupan acara seminar.

Bagaimana? Mudah bukan menyusun sebuah acara seminar? Apakah anda tertarik untuk merencanakan seminar?

Sebuah gagasan atau sesuatu yang baru sebagai hasil dari kegiatan seminar, semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

Baca juga: Contoh Susunan Acara Pengajian

Loading...

Tinggalkan komentar