Pengertian dan Contoh Visi Misi

Kita mungkin pernah mendengar istilah visi dan misi, atau bahkan sering kita mendengar kedua istilah kata tersebut.

Terutama bagi kamu  yang aktif di organisasi, organisasi swasta, negeri, sekolah, perusahaan, universitas, atau organisasi lainnya.

Visi dan misi adalah hal yang wajib ada bagi organisasi, mulai dari yang besar sampai ke organisasi yang kecil, karena visi dan misi mencakup hal yang mendasar dan filosofis akan tujuan eksistensinya sebuah organisasi tersebut.

Sebuah visi dan misi harus dibuat dan dituliskan secara jelas dan terukur dan disampaikan secara umum, agar pihak-pihak yang bersangkutan mengetahui visi misi tersebut, hingga akhirnya mereka bisa membantu terwujudnya visi dan misi tersebut.

Visi Misi

Pengertian Visi dan Misi

merupakan dua hal yang berbeda. Berikut uraian pengertian arti kata visi dan misi.

1. Pengertian VISI

Visi adalah serangkaian kata yang menunjukkan impian, cita-cita atau nilai inti sebuah organisasi, perusahaan, atau instansi. Dan merupakan tujuan masa depan sebuah instansi, organisasi, atau perusahaan.

Visi juga bisa dikatakan sebuah pikiran-pikiran yang ada di dalam benak para pendiri. Pikiran-pikiran tersebut merupakan gambaran tentang masa depan yang ingin dicapai.

Selain itu, visi juga merupakan pandangan mengenai arah sebuah manajemen. Dalam perusahaan, mau di bawa ke mana arah manajemen tersebut? Agar bisa membangun kesuksesan, maka perlu ada arah yang jelas mengenai laju perusahaan tersebut.

Visi juga dapat diartikan sebagai gambaran situasi dan karakteristik mengenai yang akan dicapai dalam sebuah instansi, perusahaan, atau organisasi dalam suatu waktu yang jauh ke depan, termasuk cara pandang sebuah instansi, perusahaan atau organisasi tersebut agar tetap eksis, antisipatif, dan inovatif dengan perkembangan zaman.

Ketika kamu ingin membuat sebuah visi yang baik, kamu bisa menggunakan teori SMART GOALS.

SMART GOALS adalah kependekan dari 5 langkah dalam penetapan tujuan, yaitu :

  1. Specific (Pastikan visi yang akan kamu buat memiliki fokus area yang jelas.
  2. Measurable (Buat target capaian yang akan kamu capai, dalam kurun waktu yang terukur.
  3. Achievable (Pilihlah target-target yang mungkin tercapai).
  4. Relevant (Pastikan visi yang kamu buat relevan dengan kondisi dan kebutuhan saat ini).
  5. Time Bound (Buatlah target waktu yang jelas).

SMART GOALS adalah salah satu alat yang efektif yang bisa digunakan oleh instansi, perusahaan, atau organisasi dalam membuat visi yang realistis dan konsisten.

Dengan menetapkan target yang SMART, hal tersebut akan lebih mengarahkan kamu menuju target yang ingin dicapai. Berikut ini cara membuat sebuah visi yang menggunakan kaidah SMART GOALS :

1.1 Buat Tujuan yang Spesifik

Poin pertama adalah menekankan pentingnya menetapkan target yang spesifik; benar-benar spesifik. Hindari target yang terlalu umum atau kurang mendetail. Target tidak boleh ambigu, harus jelas, dan dipaparkan dengan bahasa yang lugas. Kriteria tujuan (target) yang spesifik yaitu tujuan yang dibuat fokus dan bisa didefinisikan dengan jelas, dan ketika kamu membuat tujuan tersebut pastikan kamu harus bisa menjawab pertanyaan 6W (Who, What, Where, When, Which, Why).

1.2 Miliki sebuah Kriteria untuk Mengukur Progres

Setelah menentukan tujuan yang spesifik, tahap selanjutnya adalah mengukur progres (kemajuan) dari tindakan yang sudah dilaksanakan.

Pengukuran kemajuan ini akan membantu tim untuk berada dalam jalur yang benar, menepati tenggat waktu, dan merasakan kesenangan ketika memperoleh hasil yang menggembirakan di setiap pencapaian yang membawa mereka lebih dekat kepada tujuan.

1.3 Tetapkan Tujuan yang Realistis dan Bisa dicapai

Poin selanjutnya menekankan bahwa target harus realistis dan dapat dicapai. Artinya target tidak boleh dibuat terlalu mudah (untuk performa standar tim), tetapi juga tidak boleh terlalu sulit sehingga terasa mustahil untuk dicapai.

Untuk membuat target, kamu perlu perhatikan penilaian terhadap sebuah tujuan yang sudah ditetapkan, apakah dapat dicapai atau tidak, dengan memperhatikan beban kerja dan keadaan realistis instansi, perusahaan, atau organisasi kamu.

Pastikan semua tim atau pihak yang terlibat memiliki komitmen kuat untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

1.4 Buat Tujuan yang Relevan

Target yang relevan, jika tercapai, akan mendorong tim, departemen, atau bagian-bagian lain dari sebuah organisasi lebih maju.

Sebuah target yang mendukung atau selaras dengan target-target lainnya akan dianggap sebagai target yang relevan.

Pertanyaan yang haus dijawab adalah, apakah target ini layak untuk diperjuangkan? apakah target ini ada di waktu yang tepat?  apakah target ini sesuai dengan kebutuhan target kamu yang lain? apakah kamu orang yang tepat untuk mengejar target ini?.

1.5 Tetapkan Tenggat Waktu

Ini adalah bagian yang filosofis dari metode SMART yang digunakan untuk membuat sebuah visi, yang melindungi target dari serangan krisis sehari-hari yang biasa terjadi dalam sebuah organisasi.

Target dengan tenggat waktu akan menimbulkan urgensi.

Target dengan tenggat waktu akan menjawab kapan? apa yang bisa diselesaikan dalam waktu 6 bulan dari sekarang? apa yang bisa saya selesaikan dalam waktu 6 minggu dari sekarang? apa yang bisa saya selesaikan hari ini.

Demikian penjelasan singkat terkait visi, dan bagaimana cara membuat sebuah visi yang baik dan benar, sehingga visi yang akan kamu buat bisa kamu ukur, dan dapat dijadikan bahan evaluasi bagi kinerja capaian yang telah dilakukan.

2. Pengertian MISI

Jika visi adalah gagasan gagasan mengenai tujuan utama, maka Misi adalah tahapan-tahapan yang harus dilalui untuk mencapai visi tersebut.

Selain itu Misi juga deskripsi atau tujuan mengapa perusahaan, organisasi, atau instansi tersebut ada di tengah-tengah masyarakat.

Misi juga merupakan sebuah penjabaran sebuah visi. Jika visi dituliskan hanya dalam satu kalimat saja, maka misi akan menjabarkan dengan beberapa kalimat penjelas yang mudah untuk dipahami pembaca atau siapa saja yang melihatnya, terlebih yang terlibat di dalam mewujudkan visi dan misi organisasi tersebut.

Jika diambil kesimpulan pengertian misi mencakup penjabaran-penjabaran dari sebuah perusahaan, instansi, atau organisasi.

Misi adalah langkah-langkah atau tahapan-tahapan yang harus dilalui sebuah perusahaan, instansi, atau organisasi untuk mencapai visi utamanya.

Misi juga merupakan langkah-langkah yang bisa diambil untuk merangsang adanya pencapaian visi utama.

Berikut beberapa poin yang harus diperhatikan dalam membuat misi ;

  1. Pernyataan harus jelas dan simpel
  2. Hindari penggunaan kata-kata yang rumit
  3. Mudah untuk dijelaskan ke orang lain
  4. Tidak membingungkan dan tidak melenceng dari pernyataan visi
  5. Dapat mengenalkan gagasan yang ada di visi

Perbedaan VISI dan MISI

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, terkait dengan pengertian dari Visi dan Misi. Dapat kita ambil kesimpulan perbedaan antara visi dan misi secara mendasar. Berikut beberapa perbedaan visi dan misi.

  1. Visi adalah gambaran besar, tujuan utama dan cita-cita suatu perusahaan atau organisasi di masa depan. Sedangkan Misi adalah penjabaran atau langkah-langkah yang akan dilakukan untuk mencapai atau mewujudkan visi tersebut.
  2. Visi berupa cita-cita jangka panjang dan berorientasi ke depan. Misi berupa cita-cita jangka pendek dan berorientasi masa kini.
  3. Visi biasanya bersifat permanen, ketika suatu organisasi lembaga, atau instansi membuat visi. Maka pantang bagi mereka untuk merubah visi tersebut. Hal ini juga berkaitan dengan kredibilitas dan konsistensi. Sedangkan Misi biasanya diubah ketika misi-misi tersebut dianggap gagal mewujudkan suatu Visi.
  4. Visi biasanya terdiri dari satu deret kalimat atau poin yang jelas, padat dan mewakili segalanya. Sedangkan Misi biasanya terdiri dari beberapa kalimat penjabaran atau berbagai macam poin yang lebih banyak dari Visi.
  5. Berisi pernyataan-pernyataan umum. Sedangkan Misi pernyataannya bersifat lebih khusus dan mendetail.

Visi itu What be believe we can be” yang di mana visi merupakan suatu gambaran tentang masa depan, mau jadi apa nanti sebuah perusahaan, instansi, atau organisasi ataupun suatu lembaga. Menentukan visi berarti juga menentukan tujuan serta cita-cita yang ingin diraih.

Sedangkan Misi yaitu “What be believe we cam do” misi ialah apa saja yang dapat dilakukan untuk mencapai visi tadi, seperti yang sudah dijelaskan tadi Misi merupakan langkah, cara ataupun strategi apa untuk mencapai visi.

Secara sederhana perbedaan antara visi dan misi ialah visi gambaran dan tujuan suatu organisasi, lembaga, atau perusahaan di masa depan, sedangkan Misi ialah cara untuk mencapai tujuan itu.

Kadangkala misi perlu diubah sedemikian rupa, jika visi belum tercapai. Jadi bukan visinya yang diubah, hanya cara atau strategi untuk mencapai tujuannya saja yang diubah.

Apabila visi berubah-ubah maka akan terkesan tidak konsisten gambaran atau tujuan masa depan tentang perusahaan. Lembaga maupun organisasi tersebut.

Tinggalkan komentar