Surat Izin, Contoh-contoh, dan Pengertiannya

Conoth Surat Ijin dan Panduan Membuatnya – Surat izin menjadi sesuatu yang sudah lumrah atau sudah biasa bagi kamu yang memiliki ikatan kegiatan rutin, baik sekolah, kuliah, atau kerja. Sesuatu yang sangat mustahil jika selama melakukan kegiatan itu kita selalu hadir.

Sangat dimungkinkan pasti ada saja tidak hadir dalam kurun waktu tertentu, entah itu seminggu, sebulan, atau setahun, bisa saja karena sakit, terkena musibah, atau hal lainnya yang sangat penting, dan tidak bisa ditinggalkan.

Surat izin menjadi salah satu hal yang harus kamu tulis atau kamu berikan kepada instansi yang kamu terikat di sana, surat izin bisa dari dokter yang biasanya surat keterangan sakit dan berisi waktu untuk istirahat, surat izin dispensasi dari instansi terkait karena ada sesuatu kegiatan yang sangat penting untuk kamu ikuti.

Sebelum kita membahas lebih lanjut, ada baiknya bahas dulu pengertian izin, agar kita paham dan menguasai bagaimana cara menulis surat izin baik untuk sekolah, kuliah, kantor, dan bahkan surat izin dispensasi untuk salah satu instansi.

Surat Izin, Pengertian, dan Contohnya
Menulis Surat

Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1998:341, izin adalah pernyataan mengabulkan (tiada melarang dan sebagainya); persetujuan, membolehkan.

Sedangkan pengertian surat izin adalah satu surat yang ditulis atau dibuat untuk digunakan sebagai suatu permohonan, kegiatan ataupun yang lainnya (ikut atau tidak ikut dalam satu acara) baik acara rutin, maupun tidak rutin.

Cara menulis surat izin tidak masuk tidaklah sulit, karena mirip dengan membuat surat pribadi pada umumnya, hanya berbeda dari tujuan, dan isi surat.

Adapun isi surat yang harus ditulis di dalamnya memiliki maksud untuk memberitahukan kepada seseorang yang berwenang, bagi siswa yang masih sekolah biasanya ditujukan kepada guru atau wali kelas, bagi karyawan biasanya diperuntukkan kepada personalia atau kepala regu.

Secara umum biasanya berisi identitas dari yang bersangkutan yang hendak melakukan izin dan tidak bisa mengikuti proses belajar (bagi siswa), atau tidak bisa bekerja (bagi karyawan).

Hal-hal yang Harus diperhatikan Ketika Membuat Surat Izin

Saat ini memang sudah banyak sekali contoh surat izin tidak masuk sekolah, kuliah atau kerja, namun sayangnya surat itu masih memiliki kesalahan, yang biasanya terjadi karena:

1. Penggunaan Bahasa

Seperti yang sudah disinggung di atas, surat izin tidak masuk merupakan salah satu yang termasuk ke dalam surat resmi, yang ditujukan kepada pihak terkait seperti sekolah, kampus, atau instansi formal, maka bahasa yang digunakan harus baku dan efektif. Usahakan hindari kalimat yang bertele-tele dan tidak efektif.

2. Penggunaan Tanda Baca

Penggunaan tanda baca, hal ini memang sepertinya hal yang sangat kecil dan sepele, namun penggunaan tanda baca sangatlah penting.

Karena penggunaan tanda baca yang tepat, akan membuat surat izin tidak masuk yang kamu buat menjadi lebih mudah dibaca dan dipahami, karena setiap kalimat yang ditulis menjadi lebih rapi pada penekanannya.

Selain itu,  penggunaan tanda baca berguna ketika kamu banyak menggunakan kata sambung untuk menghubungkan antar kalimat.

3. Kerapihan

Setelah penggunaan bahasa, dan kegunaan tanda baca yang tepat, kerapihan dalam menulis, atau melipat surat menjadi hal yang harus diperhatikan juga.

Karena biasanya surat izin yang kamu buat menggunakan tulisan tangan, maka usahakan menggunakan pulpen yang jelas, dan tulisan yang mudah dibaca.

Maka, untuk itulah usahakan jangan sampai ada coretan-coretan, jika ada coretan lebih baik kamu menuliskannya kembali, agar kesan rapi pada surat kamu tetap terjaga.

Surat Izin, Pengertian, dan Contohnya
Cara Menulis Surat Ijin

 

Bagian Umum Surat Izin

Secara umum, surat izin tidak masuk sekolah, kuliah, atau kerja memiliki bagian-bagian yang lazim digunakan pada surat resmi. Bagian umum tersebut akan dijelaskan di bawah ini:

  1. Tempat dan tanggal surat, yaitu tempat pembuatan dan tanggal pembuatan surat, yang biasanya berada di pojok kanan surat.
  2. Yang dituju, catatan yang apabila menggunakan kata “Yth” maka jangan menggunakan lagi kata “kepada” atau sebaliknya, karena hal ini akan menimbulkan pemborosan kalimat, yang tidak harus ada pada penulisan surat resmi. Maka pilih salah satu saja dari kedua opsi di atas.
  3. Salam pembuka. Pada bagian ini biasanya menggunakan kalimat singkat “Dengan Hormat”, untuk memberikan kesan sopan kepada yang memiliki tanggung jawab terhadap izin yang diajukan.
  4. Beda dengan salam pembuka, kalimat pembuka biasanya berisikan pembukaan untuk memulai maksud dari surat izin yang kita buat, dan memberikan sapaan sopan kepada yang dituju. Biasanya hanya beberapa kalimat satu atau dua kalimat saja, dan biasanya susunan kalimat yang digunakan sangat singkat dan efektif.
  5. Isi surat. Isi surat ini maksud kamu dalam menulis surat izin tersebut, dan biasanya berisi identitas dari yang bersangkutan yang hendak izin.
  6. Penutup, berisikan permintaan maaf atas segala kekurangan yang terjadi baik dari sisi isi surat secara keseluruhan, maupun dalam hal penyajian dan cara menyampaikan surat tersebut, dan ucapan terima kasih kepada pihak penerima surat. Untuk memberikan kesan yang lebih sopan, jangan pernah menggunakan kata “nya” namun gunakan Bapak/Ibu
  7. Tanda tangan dan nama jelas pengirim surat, yang biasanya di rata kanan, atau rata kiri.
Cara Menulis

Contoh Surat Izin

Berikut ini kami tuliskan beberapa contoh surat izin yang bisa kamu gunakan untuk keperluan izin kamu.

Tangerang, 21 Maret 2010

Kepada Yth. Bapak/Ibu Guru SD Harapan Bangsa

di-

Tempat

Dengan hormat,

Yang bertanda tangan di bawah ini ;

nama                            : Dadang

alamat                          : Kp. Putat RT 002/002 Kel. Sindangsari, Kec. Pasar Kemis, Tangerang

Bermaksud memberitahukan bahwa anak kami ;

nama                            : Didin bin Dadang

kelas                            : IV (empat)

tempat, tanggal lahir   : Tangerang, 12 Maret 2003

Tidak bisa mengikuti proses belajar di kelas seperti biasanya dikarenakan sedang mengalami sakit demam, oleh karena itu kami memohon izin untuk anak kami.

Atas perhatian Bapak/Ibu Guru, kami sampaikan terima kasih banyak.

 

Hormat Saya,

 

Dadang

Contoh Surat Izin Sekolah Buatan Sendiri

Surat izin bisa juga dibuat oleh kamu sendiri, tetapi harus tetap mengikuti kaidah umum dan aturan-aturan dalam pembuatan surat izin. Pembuatan surat izin untuk diri sendiri sebenarnya tidak disarankan, karena legalitasnya sering jadi permasalahan, karena banyak disalahgunakan. Jika kamu memang benar-benar ingin izin, dan masih tetap dengan surat buatan sendiri, harus tetap dibubuhkan tanda tangan orang tua atau wali atau pihak yang memiliki wewenang dan tanggung jawab terhadap diri kamu.

Berikut contoh surat izin dibuat sendiri

22 Oktober 2017

Kepada Yth.

Bapak/Ibu Guru SMP N 3 Pasar Kemis

Di Tempat

Dengan hormat,

Saya yang bertanda tangan di bawah ini ;

nama                            : Rohmat

kelas                            : VII (Tujuh)

tempat, tanggal lahir   : Tangerang, 12 Oktober 2002

Saya ingin menyampaikan informasi kepada Bapak/Ibu bahwa saya tidak bisa mengikuti proses kegiatan belajar mengajar pada hari ini sampai besok karena ada urusan keluarga di luar kota yang tidak bisa saya tinggalkan.

Demikian surat permohonan izin ini saya sampaikan, atas perhatian Bapak/Ibu saya ucapkan banyak terima kasih.

Hormat saya,                                                                                                               Orang tua,

 

Rohmat                                                                                                                       Rohim

 

Itu dia penjelasan, dan beberapa contoh dalam menuliskan surat izin, baik pelajar, mahasiswa, ataupun karyawan, pada intinya sama saja, hanya beda pada tujuan surat, dan beberapa keterangan detail surat, kamu bisa menyesuaikan dengan yang kamu alami.

Mudah-mudahan penjelasan surat izin beserta contoh, dan tata cara penulisannya ini dapat membantu kamu dalam membuat surat izin.

Leave a Comment