12 Contoh Daftar Pustaka Lengkap, Penjelasan, dan Cara Penulisannya

Daftar pustaka adalah kata yang sudah tidak asing lagi bagi kita, terutama bagi kita yang sudah pernah menulis laporan karya ilmiah, karya tulis, skripsi, tesis, dan karya tulis resmi lainnya pasti wajib ada yang namanya daftar pustaka di bagian akhir karya penulisan yang telah kita buat.

Hal itu menunjukkan bahwa karya tulis yang telah kita buat bukan hanya berdasarkan pemikiran kita saja, tetapi juga mengambil dari berbagai sumber yang bisa dipertanggung jawabkan hasilnya.

Seperti yang telah dituliskan di atas, makalah ilmiah bukan merupakan pendapat pribadi sepenuhnya, karena pada saat merumuskan permasalahan penelitian, penulisan kerangka berpikir harus disertakan dasar yang mengacu pada kepustakaan.

Sumber informasi yang dijadikan sebagai rujukan ini harus dituliskan secara akurat di dalam Daftar Pustaka yang diletakkan di bagian akhir penulisan laporan penelitian, ataupun karya tulis ilmiah.

Cara Menyusun dan Contoh Daftar Pustaka
Cara Menyusun dan Contoh Daftar Pustaka

Pengertian Daftar Pustaka

Daftar Pustaka yaitu satu daftar yang memuat seluruh sumber tulisan yang isinya dijadikan rujukkan, baik yang telah dipublikasikan ataupun yang belum dipublikasikan. Ada perbendaan pendapat yang mendasar, bahwa yang dimasukkan ke dalam Daftar Pustaka hanya karya tulis yang sudah dikutip secara langsung.

Kutipan langsung adalah kutipan yang sama persis tidak jauh beda dengan aslinya, sedangkan kutipan yang tidak langsung adalah mengenai pendapat yang berkaitan dengan orang lain yang dijabarkan dengan kata-kata pengutip sendiri.

Pendapat lain mengatakan bahwa semua karya tulis, baik yang dikutip secara langsung, maupun yang tidak. Masalah itu tergantung kepentingan teman-teman dalam membuat Daftar Pustaka. Silahkan perhatikan beberapa cara menuliskan Daftar Pustaka yang baik dan benar.

Selain daftar pustaka, dalam karya tulis ilmiah juga menggunakan penulisan rujukan, yang biasanya berada di tengah kalimat atau pembahasan.

Penulisan rujukan sebaiknya jangan dengan cara menyalin seluruh paragraf, melainkan harus dirangkum dalam satu kalimat dengan kata-kata sendiri, kecuali hal tersebut memang tidak dapat diartikan dengan kata lain, misalnya kalimat-kalimat dalam undang-undang, atau satu pernyataan dari instansi tertentu.

Fungsi Daftar Pustaka

Pada bagian ini akan membahas fungsi daftar pustaka, sumber rujukan, lingkup sumber rujukan dan pedoman penyusunan daftar pustaka disertai contoh-contoh dari berbagai jenis karya tulis.

  1. Menunjukkan cakupan sebuah penelitian atau karya tulis
  2. Menunjukkan berbagai karya tulis yang dijadikan sumber informasi dalam penulisan laporan penelitian atau karya tulis ilmiah
  3. Memberi informasi lengkap tentang sebuah referensi
  4. Memelihara kode etik, artinya penulis menghargai hasil karya orang lain dan agar si penulis tidak dianggap plagiat atau membajak karya tulis orang lain
  5. Menunjukkan informasi selengkapnya tentang sumber kutipan sehingga dapat ditelusuri bila perlu
  6. Apabila pembaca berkehendak mendalami lebih jauh pernyataan yang dikutip, dapat membaca sendiri referensi yang menjadi sumber kutipan dalam penyusunan karya tulis ilmiah

Sumber Informasi dalam Daftar Pustaka

  1. Sumber informasi yang ditulis adalah sumber yang relevan yang dibaca, diacu dalam penelitian atau laporan
  2. Tidak semua sumber informasi mempunyai dasar ilmiah yang dapat diandalkan dan dipercaya
  3. Sebaiknya sumber informasi yang dipakai adalah sumber primer, bukan sekunder
  4. Jika sumber primer tidak berhasil didapatkan, sumber sekunder dapat digunakan. Penulisannya sebagai berikut: Menurut penulis 1 1990 dalam penulis 2 1995, penyataan …
  5. Usahakan selalu menggunakan sumber yang terbaru
Cara Menyusun dan Contoh Daftar Pustaka
Cara Menyusun dan Contoh Daftar Pustaka

Unsur-unsur dalam Daftar Pustaka

  1. Mencakup penulis utama, pendamping jika ada, dan editor jika ada. Nama penulis umumnya terdiri dari 3 bagian, yaitu : nama sendiri (given name), nama tengah (middle name), nama keluarga (family name). Cara penulisannya dalam daftar pustaka adalah dengan menyebutkan nama keluarga terlebih dahulu (hal ini akan di bahas lebih lanjut).
  2. Ditulis secara lengkap, dengan nomor edisi jika ada.
  3. Fakta-fakta penerbitan. Mencakup kota penerbitan buku itu, nama penerbit, dan tahun penerbitan.

Cara Menyusun Daftar Pustaka

Penyusunan daftar pustaka dan penunjukannya dalam naskah mengikuti salah satu dari tiga sistem berikut :

  1. Nama dan Tahun (Name and Year). Daftar pustaka disusun secara abjad berdasarkan nama akhir penulis dan tidak beri nomor. Penunjukan pada naskah dengan nama akhir penulis diikuti tahun penerbitan.
  2. Kombinasi Abjad dan Nomor (Alphabet-Number System). Pada sistem ini cara penunjukannya dalam naskah adalah dengan memberikan nomor, sesuai dengan nomor pada daftar pustaka yang disusun secara abjad.
  3. Sistem Nomor (Citation Number System). Kutipan pada naskah diberi nomor berurutan dan susunan daftar pustaka mengikuti urutan seperti tercantum pada naskah dan tidak menurut abjad.

Jenis-jenis Daftar Pustaka

Daftar pustaka memiliki beberapa jenis yang digolongkan berdasarkan jumlah penulis, kebutuhan kepenulisan sebuah referensi baik berupa buka, jurnal, skripsi atau tesis, hasil dari pertemuan seperti seminar, diskusi, atau bahkan konferensi. Hal ini akan memudahkan kamu dalam tata cara penulisan daftar pustaka yang baik dan benar. Berikut ini beberapa jenis daftar pustaka yang populer, dan sering kita jumpai:

  1. Kelompok Textbook. Ciri dari jenis ini adalah penulis perorangan, kumpulan karangan beberapa penulis dengan editor, buku yang ditulis atau dibuat oleh lembaga, dan buku terjemahan.
  2. Kelompok Jurnal, yaitu yang berupa artikel yang disusun oleh penulis, atau artikel yang disusun oleh lembaga, dan kelompok makalah yang diresentasikan dalam seminar atau konferensi atau simposium
  3. Kelompok disertasi atau tesis
  4. Kelompok makalah atau informasi dari internet

Cara Penulisan Daftar Pustaka Textbook

Berikut cara menyusun penulisan daftar pustaka dengan jenis textbook

  1. Penulis perorangan, yaitu : nama penulis (disusun balik), tahun terbit, judul buku ditulis dengan cetak miring atau garis bawah, edisi dan volume jika ada, nama penerbit, dan kota tempat terbit, dan halaman yang dibaca.
  2. Kumpulan karangan beberapa penulis dengan editor, yaitu : nama penulis ditulis dengan susunan terbalik, tahun terbit, judul karangan. Bab diikuti kata “dalam” atau “in”, judul buku ditulis dengan miring atau garis bawah, nama editor, edisi, nama penerbit, kota tempat penerbit.
  3. Buku yang dibuat atau yang ditulis oleh lembaga, yaitu dengan cara : nama lembaga, tahun terbit, judul buku yang dicetak miring atau garis bawah, edisi dan volume jika ada, nama penerbit, kota tempat penerbit, halaman yang dibaca.
  4. Buku terjemahan, ditulis dengan cara : nama penulis yang ditulis dengan susunan dibalik, tahun terbit, judul buku yang ditulis dengan miring atau garis bawah, nama penerbit, kota tempat penerbit, halaman yang dibaca.

Cara Penulisan Daftar Pustaka Jurnal dan Disertasi atau Tesis

Secara umum hampir sama penulisan daftar pustaka, hanya ada beberapa perbedaan dalam tata letak dan cara penulisannya, perhatikan cara-cara berikut ini:

  1. Artikel yang disusun oleh penulis, ditulis dengan cara : nama penulis yang diketik secara dibalik, tahun terbit, judul artikel, nama majalah atau jurnal yang ditulis dengan cara cetak miring atau garis bawah, volume majalah atau jurnal jika ada yang diikuti tanda “:”, halaman yang dibaca.
  2. Artikel yang disusun oleh lembaga, cara penulisannya adalah : nama lembaga, tahun terbit, judul artikel, nama majalah atau jurnal ditulis dengan miring atau garis bawah, volume majalah jika ada yang diikuti dengan “:”, halaman yang dibaca.
  3. Kelompok makalah yang dipresentasikan dalam seminar atau konferensi atau simposium, ditulis dengan cara : nama penulis yang disusun dengan terbalik, tahun penyajian, judul makalah, nama forum penyajian yang ditulis dengan cetak miring atau garis bawah, kota tempat penerbitan, bulan dan tanggal penyajian.
  4. Kelompok disertasi atau tesis, ditulis dengan cara: nama penulis disusun dengan cara terbalik, tahun terbit, judul disertasi atau tesis yang tulis dengan cetak miring atau garis bawah, kota tempat penerbitan, universitas, kata “disertasi” atau “tesis”.

Cara Penulisan Daftar Pustaka dari Internet

Dewasa ini perkembangan teknologi informasi sangat cepat, termasuk dalam pencarian informasi untuk menambahkan referensi dalam penulisan karya tulis ilmiah, bukan hal yang baru lagi, jika dalam penyusunan karya tulis ilmiah kita sering mengambil beberapa rujukan informasi dari internet.

Namun ada cara tersendiri dalam penyusunan daftar pustaka untuk referensi karya tulis ilmiah kita. Selain untuk mengetahui dasar dalam penyusunan karya tulis ilmiah kita, daftar pustaka dari internet juga harus bisa kita dipertanggung jawabkan,  untuk itulah kita harus menyusun daftar pustaka dari internet, beginilah caranya :

  1. Kelompok makalah/informasi dari internet jika ada nama penulis, ditulis dengan cara nama penulis ditulis dengan cara dibalik, tahun penyajian, judul makalah atau informasi, alamat internet.
  2. Kelompok makalah/informasi dari internet jika tidak ada nama penulisnya : nama lembaga yang menulis, tahun penyajian, judul makalah atau informasi, alamat internet.
Cara Menyusun dan Contoh Daftar Pustaka
Cara Menyusun dan Contoh Daftar Pustaka

Aturan Baku dalam Menyusun Daftar Pustaka

Seperti yang telah dibahas pada sebelumnya, dalam penulisan daftar pustaka tidak bisa disusun secara asal-asalan, akan tetapi ada aturan baku yang telah ditetapkan dan belaku, yang harus diikuti. Ada beberapa hal dalam penulisan dan cara membuat daftar pustaka, yaitu sebagai berikut :

  1. Nama Penulis
  2. Tahun Terbit
  3. Judul Buku atau Karya
  4. Tempat terbit
  5. Nama penerbit

Itulah poin-poin baku yang sudah ditetapkan dan berlaku untuk diikuti, dengan teknis dan detailnya sudah dibahas di atas, yang tentu disesuaikan dengan karya tulis kita yang buat, dan dari mana kita mendapatkan sumber tersebut, karena secara teknis dari mana sumber kita mendapatkan data atau informasi yang dicantumkan dalam karya tulis kita, akan berpengaruh pada penulisan daftar pustaka di karya tulis kita.

Contoh – contoh Daftar Pustaka Berdasarkan Sumbernya

Berikut ini adalah beberapa contoh daftar pustaka berdasarkan sumber yang di dapatkan, seperti dari buku, jurnal ilmiah, majalah, artikel dari surat kabar, buku kumpulan artikel, dan lain-lain. Untuk lebih detailnya perhatikan contoh-contoh daftar pustaka di bawah ini :

 

1. Contoh Daftar Pustaka dari Jurnal Ilmiah

  • Sumarwati & Purwadi. (2010). Pembuatan Pertanyaan Awal pada Kegiatan Prabaca untuk Meningkatkan Kemampuan Bacaan Intensif. Diksi :Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 17 (1):1-14.
  • Farokkhi, F., Ansarin, A.A., & Mohammadnia, Z. (2008). Preemptive “Focus on Form”: Teacher’s Practices across Proficiencies. The Linguistics Journal, 3 (2): 123-127.

 

2. Contoh Daftar Pustaka dari Majalah

  • Taufik, A (2009, 9-15 Februari). Bahasa : Mencari Habib Sejati. TEMPO, 3761, 64.

 

3. Contoh Daftar Pustaka Berkala Berupa Artikel Surat Kabar

  • Somantri,G.R. (2011, 15 Oktober). Menyoal Ekonomi Perguruan Tinggi, KOMPAS, hlm. 7
  • Koran TEMPO. (2011, 22 Oktober). Kemampuan Baca Orang Indonesia Rendah. Hlm. 14.

 

4. Contoh Daftar Pustaka dari Artikel dalam Buku Kumpulan Artikel (Ada Editornya)

  • Gibbons, A.S., McConkie, Seo, K.K., & Miley, D.A.. (2009). Simulation Approach to Instruction. Dalam C.M. Reigeluth & A.A. Carr-Chellman (Eds.), Instructional-Design Theories and Models Volume III: Building a Common Knowledge Base. New York: Routledge. hlm. 167-193.

 

5. Contoh Daftar Pustaka Berupa Karya Terjemahan

  • Spradley, J.P. (2007). Metode Etnografi. Terj. M.Z. Elisabeth. Yogyakarta: PT Tiara Wacana.
  • Freire, P. & Illich, I. (2004). Menggunggat Pendidikan. Terj. Omi Intan Naomi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

 

6. Contoh Daftar Pustaka Berupa Proceeding Pertemuan atau Simposium

  • Sajidan, Sukarmin, & Sugiharto, B. (Ed.). (2011). Internalisasi Pendidikan Karakter untuk Meningkatkan Kompetensi Kerpibadian Pendidikan dan Peserta Didik. Proceeding Seminar Nasional FKIP UNS. Surakarta: FKIP UNS.

 

7. Contoh Daftar Pustaka Berupa Makalah Pertemuan Ilmiah atau Simposium

  • Sumarwati. (2010, November). Unsur Linguistik dan Wacana: Memengaruhi Kompleksitas Soal Cerita Matematika? Makalah dipresentasikan pada Pertemuan Ilmiah Bahasa dan Sastra Indonesia (PIBSI) XXXII, Yogyakarta.

 

8. Contoh Daftar Pustaka Berupa Skripsi, Tesis, atau Disertasi

  • Nuraini, Siti. (2008). Kesalahan Bahasa dalam Karangan Siswa SMP Negeri 1 dan 2 Surakarta. Skripsi Tidak Dipublikasikan. FKIP Universitas Sebelas Maret Surakarta.

 

9. Pustaka Berupa Dokumen Negara

  • Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. (2006). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

 

10. Contoh Daftar Pustaka Berupa Artikel Jurnal Online

  • Utami, S. (2010). Konteks, Acuan, dan Pasrtisipan Disfemisme pada Ujaran Siswa SMP Negeri 3 Ungaran. Jurnal Penelitian Humaniora, 11 (1), 1-17. Diperoleh 26 Maret 2011 dari http://docs.ums.ac.id/1718/1/1.
  • Reardon, S.F. & Galindo, C. (2009). The Hispanic-White Achievement Gap in Math and Reading in the Elementary Grades. American Educational Research Journal, 46 (3), 853 – 891. Diperoleh 13 April 2011 dari http://aerj.aera.net.

 

11. Contoh Daftar Pustaka Berupa Artikel Surat Kabar Online

  • TEMPO Interaktif. (2011, 17 Oktober). Belajar Mendongeng bagi Calon Guru. Diperoleh 18 Oktober 2011 dari http://www.tempointeraktif. com/hg/pendidikan/2011/10/17/brk, 20111017-361691,id.html.
  • Alderson, J.C. (2004). Reading in a Foreign language: A reading problem or a language problem?. Dalam J.C Alderson & A.H. Urquhart (Eds.). Reading in Foreign Language, Hal.1-27. Hillsdale, NJ: Erlbaum.
  • Galloway, A. & Hird, B.. (2003). Communicative language teaching: An introduction and sample activities. ERIC Digest. [Online] Tersedia di http://www.ericdigests.org/2003/sample.htm (June, 2003). Diakses pada 10 Januari 2011.

 

12. Contoh Daftar Pustaka Berupa Buku

  • Hidayatullah, M.F. (2009). Guru Sejati: Membangun Insan Berkarakter Kuat dan Cerdas. Surakarta: Yuma Pustaka.
  • Bogdan, R.C. & Biklen, S.K. (2007). Qualitative Research for Education: An Introduction do Theories and Methods (Fifth Edition). Boston: Pearson Education Inc.

 

Cara Menyusun dan Contoh Daftar Pustaka
Cara Menyusun dan Contoh Daftar Pustaka

Itulah beberapa contoh dalam menulis dan menyusn daftar pustaka, berdasarkan sumber informasi yang diperoleh. Harap diperhatikan setiap penulisan dan aturan yang berlaku, agar karya tulis kamu memiliki daftar pustaka yang tidak hanya informatif, tetapi juga sesuai dengan kaidah dan aturan-aturan yang telah ditetapkan.

Sehingga akhirnya makalah yang sudah kamu susun bisa dipertanggung jawabkan sumber rujukan penulisannya, hal ini akan menambahkan nilai tambah untuk kamu.

Demikianlah beberapa penjelasan tentang daftar pustaka, dari mulai pengertian, tata cara penulisan dari berbagai sumber, tujuan dan fungsi daftar pustaka, bahkan hingga pada contoh penulisan dari daftar pustaka dengan berbagai sumber informasi berasal. Semoga bermanfaat.

Leave a Comment