Contoh-contoh Proposal Berbagai Kegiatan

Contoh Proposal-Proposal menjadi hal yang tidak asing lagi bagi kalian yang sering membuat berbagai usulan kegiatan tujuan tertentu. Di dalamnya terdapat penyajian data-data yang bisa menjadi bahan pertimbangan agar acara tersebut dapat dilaksanakan.

Proposal disusun secara sistematis yang terdiri dari latar belakang masalah, analisis penyajian data, rencana kegiatan, rencana anggaran, yang harus dilakukan secara objektif dengan harapan masalah-masalah yang ada dapat diselesaikan dalam uraian proposal tersebut.

PENGERTIAN PROPOSAL

Seperti yang telah disinggung di atas pengertian proposal yang cocok adalah sebuah rencana yang dituangkan dalam bentuk rangkaian kerja kegiatan pengumpulan, pengolahan, penganalisisan, dan penyajian data yang dilakukan secara sistematik dan objek untuk memecahkan suatu persolan atau menguji suatu hipotesis untuk mengembangkan prinsip.

Pengertian lain dari proposal adalah rencana kerja yang disusun secara sistematis dan terinci untuk kegiatan yang bersifat formal. Proposal adalah suatu usulan kegiatan yang perlu dukungan atau persetujuan pihak lain. Proposal juga berarti bentuk rancangan kegiatan yang dibuat dalam bentuk formal dan standar. Untuk memudahkan pengertian proposal yang dimaksud dalam tulisan ini, kita dapat membandingkan dengan istilah “Proposal Penelitian” dalam dunia ilmiah (pendidikan) yang biasanya disusun oleh peneliti atau mahasiswa yang sedang membuat penelitian (skripsi, tesis, disertasi). Dalam dunia ilmiah proposal adalah suatu rencana desain penelitian (usulan penelitian) yang akan dilakukan oleh seorang peneliti tentang suatu bahan penelitian yang bentuknya dengan berbagai standar tertentu seperti penggunaan bahasa, tanda baca, kutipan dan lain-lain.

Pada tulisan kali ini kita akan bahas 3 jenis contoh proposal seperti, proposal kegiatan, penelitian, dan proposal usaha.

FUNGSI-FUNGSI PROPOSAL

Berikut ini adalah beberapa fungsi disusunnya sebuah proposal

  • Fungsi dari proposal sering kali kita jumpai bisa untuk melakukan penelitian yang berkenaan dengan beberapa hal seperti aspek sosial, politik, ekonomi, budaya, bahkan agama dan sebaginya.
  • Dalam konteks wirausaha proposal bisa digunakan untuk mendirikan usaha kecil, menengah, bahkan besar.
  • Proposal bisa juga digunakan untuk mengajukan tender dari sebuah lembaga pemerintah atau swasta.
  • Untuk mengajukan kredit pada bank juga perlu dibuat proposal
  • Fungsi proposal yang bersifat umum yang biasa kita jumpai adalah untuk kegiatan seminar, diskusi, pelatihan, dan sebagainya.

JENIS-JENIS PROPOSAL

Secara umum proposal dibagi ke dalam 4 kategori, berikut penjelasannya:

  • Proposal untuk bisnis (Proposal Bisnis), yaitu berkaitan dengan dunia usaha, baik atau secara perseorangan maupun kelompok. Contoh penggunaan dari proposal ini seperti akan melakukan pendirian usaha, atau jika dalam pengembangan usaha dalam bentuk kerja sama antar perusahaan.
  • Proposal untuk proyek (Proposal Proyek), yaitu pembuatan proposal proyek mengacu pada dunia kerja yang di dalamnya terdapat serangkaian rencana bisnis atau kegiatan komersial, misalnya saat proyek pengadaan sarana dan prasarana untuk pembangunan.
  • Proposal untuk penelitian (Proposal Penelitian), jenis ini umumnya sering digunakan dalam dunia akademik dan organisasi keilmuan seperti penelitian untuk pembuatan skripsi, tesis dan lainnya. Isi dari proposal ini adalah pengajuan kegiatan penelitian.
  • Proposal untuk kegiatan (Proposal Kegiatan), yaitu pengajuan rencana untuk melakukan sebuah kegiatan, baik itu sifatnya individu, atau kelompok. Misalnya proposal pameran seni budaya, lomba-lomba tertentu, dan lain-lain.

BENTUK-BENTUK PROPOSAL

Berdasarkan bentuknya proposal dibagi menjadi 3 bagian, yaitu sebagai berikut :

  • Proposal formal, proposal bentuk formal ini terdiri atas tiga bagian utama, diantaranya bagian pendahulan, bagian isi, dan bagian penutup. Bagian pendahuluan terbagi lagi meliputi sampul, dan halaman judul, kata pengantar (surat pengantar), ikhtisar, daftar isi, serta lembar pengesahan. Bagian isi terbagi meliputi latar belakang, batasan masalah, tujuan ruang lingkup, pemikiran dasar (landasan teori), metodologi, fasilitas, susunan panitia (personalia), analis (meliputi keuntungan dan kerugian), waktu dan tempat, anggaran. Sedangkan bagian pelengkap atau penutup berisi daftar pustaka, lampiran-lampiran (tabel, dokumentasi dan lain sebagainya).
  • Proposal non-formal, yaitu dibuat tidak selengkap yang jenis formal, biasanya disampaikan dalam bentuk memorandum atau berupa surat yang terlampir. Meskipun begitu proposal non-formal tetap harus mengandung masalah yang diuraikan, saran, pemecahan, dan juga permohonan.
  • Proposal semi-formal yaitu hampir sama dengan proposal non-formal, hal ini karena tidak selengkap proposal formal. Yang membedakan ialah proposal semi-formal tetap dibuat rapi dilengkapi dengan sampul, dan biasanya dijilid. Biasanya juga dibuat lebih kreatif dalam penyajian isu berupa mind map dan grafis yang menarik.

CONTOH PROPOSAL

Di bawah ini adalah beberapa contoh proposal, silahkan dimodifikasi sesuaikan dengan kebutuhan yang kamu inginkan.

Contoh membuat Proposal
Contoh membuat Proposal

1. Contoh Proposal Kegiatan

A. PENDAHULUAN

Penanganan HIV/AIDS yang tiada kunjung mereda dalam skala nasional maupun internasional, menunjukkan bahwa fakta yang ada kasusnya kian waktu kian bertambah. Dalam skala lokal, wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta menduduki urutan ke-14 penderita HIV/AIDS terbanyak berdasarkan jumlah komulatif tingkat nasional, dengan penderita HIV sebanyak 2611 dan AIDS sebanyak 916, data ini berdasarkan laporan Ditjen PP & PL Kemenkes RI bulan September 2014. Sungguh kenyataan yang membutuhkan kepedulian dan perhatian khusus tentunya dari berbagai pihak. Kondisi ini diperburuk dengan kurangnya perhatian dan kepedulian dari masyarakat. Bahkan kalangan yang mengetahuinya seolah-olah tak mau. HIV atau AIDS seolah-olah hanya “hangat-hangat tahi ayam” yang gencar pada awalnya saja. Tanpa disadari, keberadaannya terus berkembang dan menggerogoti generasi penerus bangsa.

Kenyataan inilah yang menggerakkan kami untuk kembali menyuarkan betapa bahayanya HIV/AIDS bagi kelangsungan hidup kepada masyarakat agar kembali bersimpati dan sadar terhadap ancaman tersebut, yakni dengan mengadakan sosialisasi kepada masyarakat kampus STMIK AMIKOM YOGYAKARTA dan masyarakat sekitar nol KM. Demi kelangsungan generasi bangsa, generasi yang sehat , kreatif, inofatif, dan mampu berprestasi tanpa HIV/AIDS maka kami mengusung kegiatan yang bertemakan “ ”.

 

B. RUMUSAN MASALAH

GANA (Gerakan Anti Narkoba Amikom) merupakan salah satu organisasi kemanusiaan yang peduli akan keselamatan dan kesehatan masyarakat khususnya generasi muda terhadap AIDS yang bisa diakibatkan oleh narkoba. Masyarakat hanya mencari kenikmatan saja tanpa memperhatikan bahaya yang ditimbulkan.

 

C. TUJUAN KEGIATAN

Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah:

  1. Sebagai tolak ukur kepedulian masyarakat khususnya generasi muda terhadap AIDS.
  2. Mencegah meluasnya seks bebes di masyarakat.
  3. Menggugah kesadaran masyarakat terhadap bahaya AIDS.
  4. Menciptakan generasi muda yang mampu berkarya, dan mengharumkan nama bangsa yang sehat tanpa AIDS.

 

D. SASARAN KEGIATAN

Sasaran kegiatan ini adalah mahasiswa dan masyarkat kampus STMIK AMIKOM YOGYAKARTA, dan masyarakt sekitar nol km.

 

E. PESERTA

Perserta dalam kegiatan ini adalah seluruh masyarakt kampus STMIK AMIKOM YOGYAKARTA dan masyarakat sekitar nol km.

 

F. DESKRIPSI KEGIATAN

  1. Kampus STMIK AMIKOM YOGYAKARTA

Anggota GANA dibagi beberapa kelompok untuk membagikan pita berwarna merah, permen dan lembaran kecil bertuliskan kata-kata tentang HIV/AIDS. Kemudian anggota kelompok itu ditempatkan dalam beberap spot di kampus seperti di kantin, gedung BSC, gedung unit 1-6 (termasuk perpus), dan gazebo, dengan tujuan utama adalah mahasiswa dan masyarakat sekitar kampus.

  1. Sekitar nol KM

Anggota GANA dan gabungan dari SATGAS P4GN dari Yogyakarta akan mebagikan pita, permen, dan lembaran kecil bertuliskan kata-kata tentang HIV/AIDS, yang kemudian akan dibagikan kepada masyarakat sekitar.

 

G. WAKTU DAN TEMPAT KEGIATAN

  1. hari/tanggal       : Senin, 8 Desember 2014
  2. waktu                 : Pukul 07.30 WIB
  3. tembat               : Kampus STMIK AMIKOM YOGYAKARTA dan nol KM

 

H. SUSUNAN PANITIA

Adapun susunan panitia kegiatan tersebut terlampir.

 

I. ESTIMASI DANA

Adapun dana yang dikeluarkan sebesar Rp 5.800.000,00, adapun perinciannya terlampir.

 

2. Contoh Proposal Penelitian

Contoh membuat Proposal
Contoh membuat Proposal

A. JUDUL PENELITIAN

Pengaruh Nilai Tukar Rupiah Dan Suku Bunga Riil Terhadap Cadangan Primer Dan Kredit Untuk Nasabah Bank Mandiri.

B. PENDAHULUAN

 

1.Latar Belakang Masalah

Permasalahaan yang dihadapi ekonomi dunia dewasa ini semakin pelik. Melambatnya pertumbuhan ekonomi global sebagai dampak peningkatan harga komonitas dunia terutama harga minyak dan pangan, diperparah lagi dengan krisis keuangan hebat yang melanda Amerika Serikat yang mengakibatkan luluhnya industri keuangan global. Krisis ini akan menyebabkan terjadinya peningkatan inflasi dibeberapa negara, yang akan diikuti oleh kenaikan suku bunga, dan gejolak nilai tukar. Mengingat sistem keuangan suatu negara tidak dapat berdiri sendiri, melainkan saling terkait dan terintegrasi dengan sistem keuangan dinegara lain secara global, maka guncangan dunia keuangan global ini akan menjadi batu ujian pada kekuatan perekonomian nasional kedepan. Hal ini mendorong penulis untuk meneliti fenomena tersebut melalui tesis yang bertitel: Pengaruh Nilai Tukar Rupiah Dan Suku Bunga Riil Terhadap Cadangan Primer Dan Kredit Untuk Nasabah Bank Mandiri”.

 

2. Latar Belakang Penelitian

Literatur empiris yang menguji dampak inflasi terhadap pertumbuhan dan kualitas kredit perbankan domestik pernah dilakukan oleh Bank Indonesia (2008). Hasil pengujian menunjukan bahwa inflasi secara signifikan mempengaruhi pertumbuhan dan kualitas kredit (NPL). Namun, pengaruh inflasi tersebut bersifat tidak langsung karena ditansmisikan melalui pertumbuhan ekonomi dengan proxy Industrial Production Index (IPI). Selanjutnya dengan memasukkan perkiraan angka IPI, BI rate, nilai tukar dan oil price ke depan, hasil simulasi memperlihatkan bahwa setiap kenaikan inflasi sebesar 1% akan menurunkan pertumbuhan kredit sekitar 0,12% dan meningkatkan NPL sekitar 0,02%. Sementara itu, Perry Warjiyo (2006) dalam papernya Stabilitas Sistem Perbankan Dan Kebijakan Moneter: Keterkaitan Dan Perkembangannya Di Indonesia, menyatakan bahwa eratnya keterkaitan antara kondisi kesehatan dan stabilitas perbankan dengan kebijakan moneter melalui kebijakan suku bunga, perubahan inflasi dan kurs rupiah.

 

3. Perumusan Masalah

Dalam penelitian ini penulis mencoba merumuskan persoalan dalam bentuk pertanyaan:

 

  1. Bagaimanakah pengaruh nilai tukar rupiah terhadap USD, GBP, dan JPY terhadap cadangan primer Bank Mandiri ?
  2. Bagaimanakah pengaruh suku bunga riil Indonesia, Amerika Serikat, Inggris, dan Jepang terhadap cadangan primer Bank Mandiri ?
  3. Bagaimanakah pengaruh nilai tukar rupiah terhadap USD, GBP, dan JPY terhadap kredit untuk nasabah Bank Mandiri ?
  4. Bagaimanakah pengaruh suku bunga riil Indonesia, Amerika Serikat, Inggris, dan Jepang terhadap kredit untuk nasabah Bank Mandiri ?

4. Tujuan Penelitian

Penelitian ini bertujuan untuk:

  1. Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh nilai tukar rupiah terhadap USD, GBP, dan JPY terhadap cadangan primer Bank Mandiri.
  2. Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh suku bunga riil Indonesia, Amerika Serikat, Inggris, dan Jepang terhadap cadangan primer Bank Mandiri.
  3. Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh nilai tukar rupiah terhadap USD, GBP, dan JPY terhadap kredit untuk nasabah Bank Mandiri.
  1. Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh suku bunga riil Indonesia, Amerika Serikat, Inggris, dan Jepang terhadap kredit untuk nasabah Bank Mandiri.

 

5. Kegunaan Penelitian

Penelitian yang penulis lakukan ini mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi penulis sendiri, maupun bagi para pembaca atau pihak-pihak lain yang berkepentingan.

  1. Manfaat akademis

Penelitian ini erat hubungannya dengan mata kuliah Manajemen Dana Bank, Manajemen Perkreditan, Keuangan Internasional, Institusi Depositori dan Pasar Modal, sehingga dengan melakukan penelitian ini diharapkan penulis dan semua pihak yang berkepentingan dapat lebih memahaminya.

  1. Manfaat dalam implementasi atau praktik.

Penelitian ini memfokuskan kepada Bank Mandiri sebagai objek penelitian, sehingga diharapkan para pengambil kebijakan dalam Bank Mandiri maupun pihak-pihak lain yang berkepentingan dapat menggunakan hasil penelitian ini sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan.

 

6. Batasan Masalah

Mengingat begitu luasnya ruang lingkup pada penelitian ini, maka penulis membatasi permasalahan tersebut pada:

  1. Mengingat banyaknya jumlah bank di Indonesia, maka penulis dalam penelitiaan ini hanya menggunakan aktiva pada Bank Mandiri sebagai bahan penelitian.
  1. Aktiva suatu bank terdiri dari beberapa pos, sehingga penulis akan mengelompokkan pos-pos pada aktiva tersebut berdasarkan skala prioritas penggunaan dana, yaitu:
  2. Cadangan primer; terdiri dari kas, penempatan pada Bank Indonesia, giro pada bank lain, dan penempatan pada lain.
  3. Cadangan sekunder; terdiri dari surat berharga yang dimiliki, dan obligasi pemerintah.
  4. Kredit untuk nasabah; terdiri dari kredit yang diberikan.
  5. Investasi untuk pendapatan; terdiri dari penyertaan.

Dalam penelitian ini penulis hanya memfokuskan pembahasan pada cadangan primer dan kredit untuk nasabah.

  1. Sesuatu hal yang tidak mungkin penulis lakukan untuk memasukan semua data suku bunga, inflasi, dan kurs rupiah terhadap semua negara, maka dalam penelitiaan ini penulis membatasinya dengan menggunakan data suku bunga, inflasi, dan kurs rupiah terhadap negara Amerika Serikat, Inggris, dan Jepang.
  2. Data penelitiaan yang digunakan adalah data per-triwulan dari tahun 2000 sampai dengan tahun 2008, diawali dari triwulan IV tahun 2000 sampai dengan triwulan II tahun 2008.
  3. Data yang diteliti seluruhnya merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan bulanan, triwulan, dan tahunan Bank Indonesia. Data yang dikumpulkan berupa data runtun waktu (time series).
  1. Alat bantu yang digunakan untuk menganalisa data statistik agar dapat diolah, ditampilkan, dan dimanipulasi sehingga dapat menyajikan suatu informasi dalam penelitian ini menggunakan peranti lunak atau software SPSS dan EView

C. RENCANA BIAYA PENELITIAN

Penelitian ini merupakan penelitian karya ilmiah untuk memenuhi salah satu syarat guna memperoleh gelar sarjana pada universitas gunadarma, maka semua biaya penelitian ditanggung oleh penulis.

 

D. JADWAL WAKTU PENELITIAN

  1. Minggu I: Persiapan.
  2. Minggu II – IV: Pengumpulan data, pengolahan dan analisis data secara garis besar.
  3. Minggu V – IX: Penyusunan laporan draf, mulai dari BAB I sampai dengan BAB V
  4. Minggu X – XII: Laporan akhir

 

E. DAFTAR PUSTAKA

  1. Jhon Hendri. 2009. “Pengaruh Nilai Tukar Rupiah Dan Suku Bunga Riil Terhadap Cadangan Primer Dan Kredit Untuk Nasabah Bank Mandiri”. Tesis Universitas Jakarta.

 

contoh proposal di atas merupakan contoh proposal dalam mengusulkan judul penelitian tugas akhir kuliah atau skripisi. Pada bagian berikutnya kita akan bahas contoh proposal usaha.

Kenapa sebelum membuat usaha, kamu perlu proposal usaha? Karena di dalam proposal tersebut terdapat rincian berbagai aspek yang berhubungan dengan usaha. Diantaranya adalah peluang memasuki pasar, analisis SWOT, estimasi modal hingga detail produk atau jasa. penyusunan proposal usaha pada umumnya bertujuan untuk memudahkan kamu dalam menjalankan bisnis karena memiliki pedoman yang jelas dan detail. Terdapat banyak sekali bidang usaha yang dapat kamu lakukan, seperti kerajinan, kuliner, dan bisnis lainnya.

Setiap bidang usaha tersebut tentu harus dimulai dengan estimasi modal dan analisis SWOT yang berbeda. Agar lebih mudah dalam memahami tentang proposal usaha, berikut ini kami berikan contoh proposal usaha.

Contoh Proposal Usaha Makanan

Contoh membuat Proposal
Contoh membuat Proposal

A. Judul Propsal : Es Klamud Susu Jelly

B. Ringkasan Eksekutif

  1. Konsep Bisnis
    “Es Klamud Susu Jelly” merupakan produk minuman segar dan menyehatkan dan berbahan dasar utama kelapa muda. Agar cita rasanya semakin nikmat, maka ditambahkan jelly serta susu kental manis. Penjualan produk ini rencananya akan berlokasi di kawasan alun-alun Selatan dengan jam operasional dari pukul 11.00-16.00 WIB.
  2. Tim Manajemen
    Usaha “Es Klamud Jelly Susu Jelly” ini adalah kolaborasi diantara empat orang mahasiswa. Keempat orang ini menyetorkan modal dengan jumlah yang berbeda pada usaha ini. Jadi jumlah profit  yang akan dibagikan nantinya akan menyesuaikan banyaknya modal yang diberikan. Selain berperan sebagai owner, keempat orang ini juga bertugas untuk melayani pembeli dengan sistem shift.

C. Gambaran Usaha

  1. Deskripsi Singkat Produk
    “Es Klamud Susu Jelly” merupakan minuman berbahan dasar kelapa muda yang sehat dan menyegarkan. Ide pembuatan produk ini dilatar belakangi karena kelapa muda mudah ditemui, murah, menyehatkan, dan rasanya segar. Agar terkesan lebih bervariasi dalam hal cita rasa, maka ditambahkan jelly, dan susu kental manis.
  2. Strategi Pemasaran
    – Strategi Produk : “Es Klamud Susu Jelly” memiliki keunggulan dibanding produk lainnya, yaitu penggunaan bahan yang masih segar. Selain itu, tambahan susu sebagai pemanis dan jelly juga memberikan sensasi berbeda saat meminumnya.
    – Strategi Harga : Produk ini dijual dengan harga yang cukup murah dan dipastikan dapat dijangkau semua kalangan masyarakat, yaitu Rp. 5000,-
    – Strategi Promosi : Strategi untuk mempromosikan produk ini adalah secara online via sosial media dan offline dengan media spanduk maupun brosur.
    – Target Pasar : Secara umum, target pasar dari produk ini adalah menjangkau semua kalangan. Sementara itu, target pasar khusus dari produk ini adalah anak sekolah, pekerja, dan wisatawan.
  3. Analisis Persaingan
    – Pesaing : terdapat banyak pesaing yang juga menjual produk es kelapa muda. Oleh karena itu, inovasi dilakukan terhadap produk ini dengan menambah susu sebagai pemanis. Kemudian, jelly juga ditambahkan untuk memberikan sensasi kenyal serta nikmat saat menyantapnya.
    – Posisi dalam persaingan : Produk minuman “Es Klamud Jelly Susu” memang memiliki banyak pesaing. Jadi, agar menghindar ketatnya persaingan dan memperoleh profit optimal, usaha ini dibuka di area alun-alun Selatan. Alasan pemilihan lokasi ini adalah belum terdapatnya pesaing penjual produk serupa.
    – Kelebihan dibanding pesaing : Aspek yang membuat cita rasa produk ini berbeda dibandingkan pesaingnya adalah tambahan susu sebagai pemanis, dan jelly untuk memberikan sensasi kenyal.
  4. Rencana Desain dan Pengembangan
    – Tujuan Usaha Jangka Panjang : Menjadi produk yang diminati oleh semua orang dari berbagai kalangan, dan membuka cabang di kota lain.
    – Strategi : Melakukan promosi online maupun offline untuk memperkenalkan produk kepada konsumen. Promosi via online dengan memanfaatkan jejaring sosial media yang ada. Sementara itu, promosi secara offline dilakukan dengan pemasangan spanduk dengan gambar yang menarik dan brosur.
    – Evaluasi Resiko : Produk minuman ini tidak dapat bertahan lama, maksimal 1 hari.
  5. Rencana Operasi & Manajemen
    – Proses Produksi : Penyediaan bahan-bahan, pembuatan jelly, menyerut kelapa muda, membuat santan sebagai bahan campuran kelapa muda, mencampurkan kelapa muda, es, santan, jelly dan susu.
    – Pengendalian Persediaan : kami menyediakan 40 gelas perhari untuk dijual kepada konsumen. Namun, apabila terdapat sisa yang tidak terjual maka kami akan menurunkan persediaan sesuai penjualan hari sebelumnya.
    – Kontrol Keuangan : Harus selalu tersedia uang tunai secukupnya ketika berjualan untuk kembalian. Menyisihkan modal dan profit untuk mengangsur cicilan serta antisipasi biaya tak terduga. Tidak menggunakan uang modal atau hasil penjualan untuk keperluan pribadi.

Kesimpulan

Proposal merupakan rancangan suatu kegiatan yang akan dilaksanakan disajikan dengan bentuk tulisan dengan sistematis dan terperinci. Proposal dibuat untuk mendapatkan persetujuan pihak lain yang terkait, bisa juga dibuat untuk mendapatkan dana bantuan yang nantinya tentu akan ada kerjasama kedua belah pihak.

Proposal bertujuan untuk mendapatkan persetujuan dan memperoleh izin dari pihak lain yang terkait tentang rancangan kegiatan yang akan dilaksanakan, untuk mengajukan permohonan dana dan memperoleh dukungan dari sponsor yang bekerjasama. Makanya di dalam proposal kegiatan, atau bisnis seperti di atas, harus ada rancangan dana yang bisa diterima oleh pihak sponsor.

Leave a Comment